JAKARTA - Entah apa yang terjadi, perayaan Jakarta International Jazz Festival (JakJazz) 2013 ini tampaknya kurang maksimal. Dari beberapa perfomer yang tidak bisa hadir hingga jadwal yang berantakan.
Jeremy Tordjman seorang gitaris dengan permainan yahud, sebelumnya dijadwalkan pada malam pertama JakJazz. Namun karena alasan honor, Jeremy pun meminta maaf kepada fansnya di Indonesia karena batal tampil.
"I cancel my gig in Jakjazz!!! They didn't pay me!!!! Worst festival ever!!!" Ungkap Jeremy dalam akun twitternya, @JeremyTordjman, Jumat 18 Oktober 2013
"JAKJAZZ DIDN'T PAY FOR THE SHOW, DON'T EVEN RESPECT MY AGENT CONTRACT. SO I DIDN'T PLAY!! Sorry for my Indonesia Follower" tambahnya.
Ireng Maulana selakau founder mengaku kejadian ini merupakan kesalahpahaman. Ireng mengaku telah meyakinkan Jeremy lewat sebuah cek.
"Begini mungkin mereka salah mengerti. Jadi sebetulnya bisa aja main tapi mereka enggak mau main karena uangnya enggak ada. Dikasih cek pun dia enggak mau. Uang kita sampai ini hari pun belum keliatan," ungkap Ireng saat di temui di Istora Senaya, Sabtu (19/10/2013
"Sudah tidak ada masalah, dia udah ngotot pulang. Sayang sekali, padahal dia mainnya bagus" lanjut Ireng.
Selain Jeremy, musisi asal Tanah Air, seperti Syaharani, dan Once Mikel juga tidak bisa hadir di malam pertama Jak Jazz dengan alasan yang sama masalah pembiayaan. Hari pertama JakJazz pun terlihat sepi penonton.
Hari ini, hari terakhir gelaran JakJazz Festival 2013. Acara akan dibuka oleh penampilan BJF Batam dan ditutup pada malamnya oleh penampilan para musisi di Jam Session.
Selain itu, akan tampil Balawan Bifan Trion feat Didiet, Kul Kul Ethnic Bali, Matthew Sayersz, dan Barry Likumahuwa Project.
(tre)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri