JAKARTA – Sutradara senior Chaerul Umam, sudah dua pekan menjalani perawatan intensif di ruang ICU, RS. Pondok Kopi, Jakarta. Menurut sang anak, Aulia Akbar, ayahnya menderita stroke.
"Ada sedikit gangguan stroke. Terus papa juga umurnya sudah 70 tahun," kata Akbar kepada Okezone, Rabu (2/10/2013).
Lebih lanjut, Akbar mengatakan, sejak tadi malam kondisi ayahnya sudah mulai stabil. Dia meyakini, hal itu berkat doa orang-orang yang mengharapkan kesembuhan pria kelahiran Tegal, 4 April 1943 tersebut.
"Intinya, kondisinya sudah stabil, semalam dan pagi ini. Dari keluarga berharap papa cepat sembuh. Kami juga berterima kasih sama pihak-pihak yang sudah besuk dari Minggu lalu, dan sudah memberikan support. Intinya sebagai keluarga, ya kita melakukan yang terbaik untuk papa," ungkapnya.
Nama Chaerul Umam tentu sudah tidak asing lagi bagi sineas Tanah Air. Puluhan film dan berbagai penghargaan pernah diraihnya. Beberapa film yang pernah disutradarainya di antaranya, Sepasang Merpati (1979), Tiga Sekawan (1975), Kejarlah Daku Kau Kutangkap (1986), Ramadhan dan Ramona (1992), Fatahillah (1997), Ketika Cinta Bertasbih (2008), dan Ketika Cinta Bertasbih 2 (2009).
Chaerul pernah meraih beberapa penghargaan baik di dalam maupun luar negeri, di antaranya Sutradara Terbaik dalam film Titian Serambut Dibelah Tujuh (FFI 1983), Kejarlah Daku Kau Kutangkap (FFI 1986), Joe Turun ke Desa (FFI 1990), Nada dan Dakwah, serta Ramadhan dan Ramona (FFI 1992), dan Penghargaan Terpuji untuk film Ramadhan dan Ramona dalam Festival Film Bandung tahun 1993.
Bukan hanya itu, Chaerul juga memenangkan penghargaan khusus pada Festival Film Asia di Thailand lewat film Al-Kautsar pada tahun 1977.
(gal)