JAKARTA - Seiring dengan maraknya musik Korea masuk ke Indonesia, ramai-ramai pula lahir girlband di tanah air termasuk Super Girlies. Akan tetapi Super Girlies menganggap diri mereka berbeda dari girlband lokal lainnya.
Menurut personel asal Bandung yang punya tampang gareulis (cantik-cantik), yakni Atu, Kinang, Laras, Mega, Opie, dan Sarah punya keunikan di mana musik yang mereka sajikan.
"Musiknya yang beda, kalau inget Super Girlies itu musiknya full of human, keseluruhan musiknya asli buatan tangan manusia," kata Kinang saat dijumpai di Studio Kebon Jeruk RCTI, Jakarta, Jumat (27/9/2013).
Selebihnya, grup ini tetap memilih tema harajuku, budaya berbusana dari Jepang, ketimbang tema-tema Korea yang selama ini menjadi mainstream di Indonesia.
"Banyak yang bilang kita Jepang banget, musiknya sih masih upbeat dengan sentuhan chiptune," Tambah Kinang.
Supergirlies lahir bertepatan dengan hari Valentine, yakni pada 14 Februari 2011, mereka menarik perhatian pencinta musik lewat single-single seperti "Malu-Malu Mau", dan juga "Aw Aw Aw".
(tre)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri