LOS ANGELES - Taylor Swift yang dikabarkan menjalin hubungan asmara dengan Harry Styles "One Direction" ternyata memiliki pengalaman yang buruk soal hubungan. Tapi hal itu tidak akan membuatnya berhenti menginginkan kisah cinta seperti di dongeng.
"Aku memikirkan tentang cinta sepanjang waktu. Aku sudah mengerti apa itu cinta, sejak aku merasakannya, aku memimpikan hal itu sepanjang waktu juga," ucap penyanyi country ini dilansir dalam Showbizspy, Rabu (12/12/2012).
Pelantun "We Are Never Ever Getting Back Together" ini tak masalah harus melewati lika-liku kisah cintanya yang kadang bahagia dan kadang sedih. Karena hal itu adalah proses yang membuatnya bisa merasakan cinta.
"Dalam sebuah hubungan, tentu ada pasang dan surutnya, suatu saat seseorang mengkhianatimu, saat aku berselingkuh, suatu saat aku terlalu percaya diri terhadap cinta, saat aku mengumpulkan kepingan hatiku satu-satu. Namun, saat hatimu meledak menjadi kepingan-kepingan dan kamu akan berpikir, 'Kenapa hal ini harus terjadi?' Saat itu kamu berada di sebuah ruangan dan terjadi kontak mata dengan seseorang, dan click saat itu juga kamu jatuh cinta lagi," jelasnya.
Meski selalu gagal dalam romantika percintaannya, Taylor nampaknya berlajar banyak dari setiap hubungan yang dialaminya.
Taylor berpikir saat mengalami kegagalan dalam hubungannya dengan bekas kekasihnya, dirinya banyak belajar mengenai apa-apa saja yang disukai dan tidak disukai oleh kaum lelaki.
"Aku selalu berpikir dan aku tidak ingin mengalami hal yang sama dua kali. Saat aku sudah mulai berpindah hati dari laki-laki yang menyakitiku, aku berpikir aku bisa memulai sesuatu yang baru. Dan itu adalah sebuah harapan," ungkapnya.
(ega)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri