Pernah Jadi Korban Malapraktik, David "Noah" Rentan Sakit

Edi Hidayat, Jurnalis · Kamis 29 November 2012 11:08 WIB
https: img.okezone.com content 2012 11 29 33 724858 ECtTP4F6Dw.jpg David "Noah" (Foto: Iman Herdiana)

JAKARTA- Keyboardist band Noah, David sedang terbaring koma di rumah sakit di Singapura. David selama ini pernah mengalami penyakit parah hingga harus dirawat beberapa tahun belakangan ini.

"Kemarin sempat nanya juga, katanya sekarang lagi dioperasi di Singapura. Ngobrol-ngobrol katanya lagi diinfus. Iya dia di Singapura untuk perawatan, akan dioperasi lagi," ujar Momo "Geisha" saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (29/11/2012).

Menurutnya, sakit yang diderita David itu merupakan dampak dari kejadian malapraktik yang dilakukan sebuah rumah sakit di Bandung beberapa waktu lalu. Kasus malapraktik yang menimpa David memang sempat heboh, bahkan berujung pada laporan kepolisian.

"Sakit yang lama kambuh. Operasi-operasi sebelumnya juga. Memang ada kayak malapraktik, ternyata dampaknya sangat membuat dia kondisinya melemah," kata Rooby.

"Dia kan enggak punya salah satu anggota organ di tubuhnya. Di luar kelihatan kuat tapi ternyata berkelanjutan. Ada gangguan apa gitu. Merambat kemana-mana. Dia harus istirahat total, benar-benar istirahat," timpal Momo.

Kasus malapraktik yang menimpa David terjadi ketika operasi batu empedu yang dijalaninya di RSHS, Bandung pada Juni 2011 lalu. Selesai operasi di RSHS, kondisi David makin memburuk. Pihak David berusaha menghubungi dokter, namun tidak mendapat jawaban memuaskan. Lalu, pihak David membawa David ke RS Advent Bandung untuk menjalani operasi kembali.

Di RS Advent, David harus kembali menjalani operasi kebocoran empedu yang racunnya tumpah ke jaringan perut hingga menyebabkan infeksi di bagian lever, ginjal, usus, limpa, paru kanan, dan jantung kanan.

Pada Agustus 2011, kondisi David sudah mulai stabil. Pihak David berusaha meminta penjelasan dari RSHS terkait operasi yang dilakukan dr RR. Pihak David ingin meminta klarifikasi. Namun jawaban dari pihak RSHS tidak memuaskan.

Akhirnya pada 20 dan 28 April 2012, David dan pengacaranya, Monang Saragih, melayangkan somasi kepada RSHS. Somasi tak digubris, David kini melayangkan gugatan kepada RSHS.

(rik)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini