JAKARTA – Band beraliran reggae, Cozy Republic, menilai band legendaris Guns N’Roses (GN’R) yang akan tampil di Indonesia bukan GN’R. Dia menilai, GN’R harus ada personel Slash, Izzy Stradlin, Duff McKagan, dan Steven Adler.
“Kalau GN’R orang-orangnya baru, buat apa?. Indonesia itu aneh, kenapa White Lion juga konser di sini ditulisnya White Lion. Kayak Big Mountain sudah buyar kok ditulis Big Mountain,” kata vokalis Cozy Republik, Cozy, di sela-sela syuting video klip “Bidadari”, baru-baru ini.
Kebetulan, jadwal konser GN’R di Jakarta “bentrok” dengan Sting pada 15 Desember mendatang. Cozy mengaku memilih nonton Sting dibandingkan GN’R.
“Aku lebih milih Sting, pastinya. Reggae-nya juga ada. Sting itu pelopor new wave, sejak dari The Police,” ungkapnya.
Dia pun turut menilai sosok musisi asal Inggris itu. ”Kalau Sting itu sudah terlalu profesor. Musiknya sudah ngjelimet,” imbuhnya.
Cozy mengakui, bandnya sangat terinspirasi lagu-lagu Sting, juga The Police. Lagu yang paling berkesan milik The Police adalah “Walking On The Moon”.
“Sound gitarnya, pukulan drumnya khas banget. Enggak ada yang bisa nyamain. Kita terinspirasi banget tuh,” tutupnya.
(tre)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri