Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Di Penjara, Ariel Baca Buku Soe Hok Gie & Kahlil Gibran

Iman Herdiana , Jurnalis-Rabu, 18 Juli 2012 |11:40 WIB
Di Penjara, Ariel Baca Buku Soe Hok Gie & Kahlil Gibran
Ariel Peterpan (Foto: Elang Riki Yanuar)
A
A
A

BANDUNG - Nazriel Irham (Ariel) akan kembali menghirup udara bebas, 23 Juli nanti. Sebelum masa pembebasan itu tiba, ada cerita unik yang datang dari sosok Ariel saat meringkuk di Rumah Tahanan (Rutan) Kebon Waru Bandung.

Ternyata, Ariel senang membaca buku-buku karya penulis ternama. Itu diungkapkan Indra Permana, staf New Peterpan Marchandise Store (NPMS) Jalan Sumbawa, Bandung, tempat berkumpul Sahabat Peterpan, mengaku sering menjenguk Ariel saat di Rutan.

"Waktu itu sebelum Ariel asimilasi, fans seminggu sekali menjenguk Ariel. Dulu kan aksesnya mudah, sekarang tidak bisa karena sebentar lagi Ariel kan bebas, jadi takut mengganggu proses asimilasi," kata Indra, Rabu (18/7/2012).

Dalam kunjungan sepekan sekali, tak jarang fans membawakan buku untuk membunuh rasa jenuhnya selama dipenjara.

"Dulu saya mengantar fansnya Ariel, namanya Yasmin, Sahabat Peterpan Bandung. Dia membawa sekardus (sepatu) buku Kahlil Gibran untuk Ariel," kenangnya.

Kahlil Gibran (1883-1931) merupakan penulis kelahiran Lebanon. Kata Indra, salah satu buku yang diberikan Yasmin untuk Ariel berjudul Broken Wings, salah satu masterpiece Gibran.

Mendapat kiriman buku itu, tentu Ariel sangat senang. Pasalnya, Ariel banyak menyimpan berbagai judul buku di dalam kamar tahanannya.

"Banyak bukunya, terutama buku sastra, biografi, sejarah," ungkapnya.

Buku lain yang dibaca bekas kekasih Luna Maya itu di antaranya, Catatan Demonstran (terbit 1983), buku harian aktivis Indonesia Soe Hok Gie (1942-1969).

"Ariel suka baca buku Gie," ujarnya.

Staf NPMS lainnya, Badai Sagara, menambahkan banyak fans yang memberi buku kepada Ariel. Badai pun beberapa kali menjenguk Ariel di dalam rutan.

"Koleksi bukunya banyak, setelah dibaca ya dibawa lagi (ke luar rutan)," tuturnya.

Menurutnya, Ariel menekuni sastra, biografi, sejarah, dan lainnya untuk mempertajam ideologi musiknya.

"Ariel mengasah imajinya lewat sastra," jelasnya.

Kegiatan Ariel di dalam rutan selain membaca, mengikuti bimbingan kerja program Rutan. Lewat program ini Ariel belajar menjahit, bermain gitar, mengukir, dan melukis.

(nsa)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement