nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kata-Kata Terakhir Sam "D'Lloyd" Sebelum Meninggal

Maria Cicilia Galuh, Jurnalis · Minggu 10 Juni 2012 11:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2012 06 10 386 644517 1xgfLkhPs1.jpg Sam D'Llyod (Foto: Mstar)

JAKARTA - Vokalis D'Lloyd, Sam telah menghembuskan napas terakhirnya, Sabtu 9 Juni 2012, sekira pukul 07.15 WIB. Sebelum meninggal, Sam sempat mengungkapkan kata-kata terakhir.

Sam yang meninggal karena penyakit kanker paru-paru dan jantung itu meyakini, D'Lloyd tidak akan pernah bubar, kecuali kematian yang memisahkan.

D'Lloyd merupakan band legendaris yang bisa dikatakan masih sangat eksis. Hampir setiap bulan, mereka selalu mendapat undangan manggung di luar negeri. Pada kesempatan ini, Sam selalu mengatakan hal tersebut kepada para wartawan di luar negeri.

"Yang saya simak terakhir, dia itu selalu ngomong kalimat ini kalau kita lagi manggung di Singapura, Malaysia, Brunei, 'D'Lloyd tidak akan bisa dipisahkan, yang bisa memisahkan kita adalah kematian'. Itu terus yang diomongin dia, saya sampai heran," ungkap Bartje Van Houten, saat berbincang dengan Okezone di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Sabtu 9 Juni 2012.

Gitaris sekaligus pimpinan D'Lloyd ini mengatakan, sekarang dia sadar maksud dari ungkapan Sam sebelum meninggal. Bartje pun mengaku masih belum tahu apa yang akan dilakukannya untuk D'Lloyd ke depan.

"Sering banget dia ngomong itu, dan sekarang saya baru terasa maksud ucapannya dia. Saya belum tahu D'Lloyd akan seperti apa karena saya masih blank, saya benar-benar kehilangan," tutup Bartje, kehilangan kata-kata.

(nsa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini