Lebih lanjut, Raffi juga membantah tuduhan keterkaitan dirinya dengan salah satu merk yang turut masuk ke dalam kamera dan ramai diperbincangkan publik. Menurutnya, merk tersebut sudah lama terpasang jauh sebelum acara dilaksanakan.
“Saya juga ingin menegaskan bahwa tuduhan mengatur kemunculan salah satu merek tidak benar. Gapura dan pembatas jalan yang menampilkan merek tersebut sudah berdiri jauh sebelum acara dan tidak berkaitan dengan kehadiran saya,” beber Raffi.
Meski demikian, ia menuturkan bahwa dirinya tetap menghargai dan menghormati aspirasi yang disampaikan oleh massa aksi dalam aksi demonstrasi pada 28 Oktober kemarin. “Saya menghormati teman-teman yang menyampaikan aspirasi pada 28 Oktober 2026. Menyampaikan pendapat adalah hak, dan suara mahasiswa itu penting,” tambah dia.
Raffi menekankan bahwa dirinya selalu terbuka terhadap kritik dan masukan. Namun hal itu harus berdasarkan kelas fakta DNA bukan tiduran.
“Saya selalu terbuka terhadap kritik dan masukan, tentunya kritik yang didasarkan pada fakta, bukan tuduhan atau fitnah dari dugaan yang tidak benar, terlebih jika menyangkut keluarga,” cetus Raffi.