Meski begitu, dia menolak jika dirinya disebut bodoh. Siskaeee menilai orang yang melontarkan hinaan semacam itu justru sedang memperlihatkan sikapnya sendiri.
“Kamu bisa ngatain aku ‘jelek, gendut, wc umum, residivis’. Tapi kamu gabisa ngatain aku ‘bodoh’ karna kamu sedang mempertontonkan kebodohanmu sendiri,” lanjutnya.
Siskaeee mengaku ingin bertemu langsung dengan orang-orang yang selama ini menyindirnya. Dia bahkan berencana menanggapi komentar tersebut sambil membaca buku di lokasi demonstrasi.
“Selamat pagi! Hari ini aku akan bagi-bagi buku di aksi!” tulisnya.
Menurutnya, membandingkan dua hal memang tidak serta-merta membuat suatu argumen menjadi benar, tetapi perbandingan bisa digunakan untuk menunjukkan persoalan dalam penerapan keadilan.
“MEMBANDINGKAN 2 HAL TIDAK MENJADIKANNYA BENAR,” tulisnya.