“Kami sekeluarga minta doa dari semua untuk saudara kami agar bisa mendapatkan hidayah dan kembali menjadi manusia yang bisa menjalani kesehariannya dengan normal,” tulisnya.
Selain mengabarkan kepulangan Aron ke tempat rehabilitasi, Gamyla turut menyoroti sosok Kevin, teman Aron yang disebut tinggal di Taiwan. Nama Kevin ikut menjadi perhatian setelah muncul pertanyaan mengenai ponsel berwarna burgundy yang digunakan Aron.
Padahal, di tengah konflik keluarga yang ramai dibicarakan, Aron sebelumnya mengaku mengalami penculikan dan hubungannya dengan keluarga disebut tidak harmonis. Gamyla kemudian mengungkapkan bahwa ponsel tersebut diduga berasal dari Kevin.
Ia juga menuding temannya itu masih menjalin komunikasi dengan Aron, termasuk membantu mengirimkan ponsel ketika sang adik belum bisa menggunakan perangkatnya sendiri di tempat rehabilitasi.
Dalam unggahannya, Gamyla memperlihatkan percakapan yang berkaitan dengan komunikasi antara Kevin dan pihak keluarga. Ia juga menuliskan bahwa Kevin sebelumnya pernah mengirimkan uang kepada Aron.
Gamyla menyayangkan tindakan tersebut karena menilai bantuan dari Kevin justru berpotensi memperkeruh persoalan keluarga yang sedang mereka hadapi.