Keluarga Capek dengan Tingkah Aron Ashab, Sang Kakak Ancam Bawa ke RS Jiwa

Mei Sada Sirait, Jurnalis
Senin 19 Oktober 2026 15:02 WIB
Aron Ashab
Share :

JAKARTA - Konflik keluarga Aron Ashab hingga kini masih memanas. Sang kakak, Gamyla Ashab, mengungkapkan bahwa dirinya sudah kehabisan kesabaran menghadapi persoalan yang melibatkan adiknya selama bertahun-tahun. 

Dalam unggahan Instagram Story terbaru, Gamyla bahkan menyebut kemungkinan membawa Aron ke rumah sakit jiwa dengan bantuan polisi. Pernyataan itu disampaikan Gamyla sambil mengungkap kekasalan terhadap situasi yang menurutnya terus berulang sejak 2010. 

Ia mengaku berbagai upaya yang dilakukan keluarga selama ini belum membuahkan hasil seperti yang diharapkan.

“16 tahun loh!!!!! NEVER ENDING DRAMA!!! Jangan ajarin saya SABAR ini udah PUNCAK,” tulis Gamyla dalam unggahannya.

Ia kemudian menyebut kemungkinan membawa Aron ke rumah sakit jiwa dan meminta orang-orang yang mengetahui keberadaan sang adik untuk memberikan informasi kepadanya.

“OK Mungkin harus diangkut ke RS jiwa kali ini!!!!! Tukang minum dan ngobat ini harus ditangani,” lanjutnya.

Gamyla juga menyinggung sebuah studio musik yang diduga berkaitan dengan keberadaan Aron. Ia meminta warganet yang mengetahui lokasi sang adik untuk menghubunginya agar dapat mengambil langkah lebih lanjut.

“Yang dia POST ada yang tau di mana?????? Reply biar saya suruh angkut polisi bawa ke RS jiwa,” tulisnya.

Pernyataan tersebut menjadi sorotan di tengah konflik keluarga yang sebelumnya juga ramai dibicarakan setelah Aron mengaku diculik dan mengalami perlakuan buruk. Gamyla sebelumnya membantah narasi tersebut dan menyebut sang adik dibawa untuk menjalani rehabilitasi.

Selain mengungkapkan kekesalannya, Gamyla turut membalas pesan dari seorang warganet yang mempertanyakan keputusannya membagikan persoalan keluarga ke media sosial.

“Kak kenapa sih aib adiknya dibuka, kasihan kak,” tulis warganet tersebut.

Saat dituding menyebar aib keluarga, Gamyla mengatakan bahwa dirinya dan keluarga juga sudah lama menghadapi situasi yang melelahkan. Ia merasa orang-orang yang hanya melihat unggahan di media sosial tidak mengetahui keseluruhan persoalan yang terjadi di balik layar.

“Dia aja gak ada kasian sama kita loh BERTAHUN TAHUN. Dipikir gak cape apa yah!!!? Kamu gak tau aja SEREMnya dia gimana. Ini baru 10% yg saya share ya,” balas Gamyla.

Ia bahkan menyebut persoalan tersebut sudah berulang sejak 2010. Menurutnya, keluarga telah berusaha melakukan berbagai cara untuk menghadapi situasi yang melibatkan Aron, tetapi belum melihat perubahan yang diharapkan.

“Ini udah dari 2010 pola ini diulang-ulang. Udah segala cara upaya dilakukan keluarga GAK MEMPAN ke anak ini. Bukan makin bener makin jadi,” tulisnya.

Gamyla juga mengungkapkan bahwa dirinya memiliki tanggung jawab lain yang harus dijalani, mulai dari mengurus orang tua yang sedang sakit hingga membesarkan dua anak sebagai ibu tunggal.

Ia mengaku kondisi tersebut membuat energinya semakin terkuras, terlebih ketika persoalan dengan Aron kembali menjadi perbincangan publik.

“Saya, kami keluarga SUDAH LELAH. Habis energi saya ya sebagai kakak tertua. Urus orangtua sakit, anak 2 as a single mom,” ungkapnya.

Gamyla juga menyinggung perannya dalam perjalanan karier Aron di dunia hiburan. Ia mengaku pernah membantu sang adik menjadi artis, tetapi kini merasa kecewa dengan persoalan yang menurutnya terus berulang.

“Saya yg bantu dia jadi artis. Ternyata jadi artis cuma buat ulah, mempergunakan medsosnya untuk share hal-hal negatif bertahun-tahun,” tulis Gamyla.

Ia menilai persoalan yang terjadi saat ini sudah tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Gamyla menyebut langkah yang sedang diupayakannya sebagai bentuk tanggung jawab terakhirnya terhadap sang adik.

“Ini HARUS DIHENTIKAN!! Ini bentuk tanggung jawab saya TERAKHIR ya ini. Abis ini saya gak sudi ngurus cunguk ini lagi!” tegasnya.
 

(kha)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya