“Pertama kali Thayaka bersama saya itu, saya gendong, dan ternyata kita punya baju yang sama, warna yang sama. Dan itu adalah warna biru,” katanya.
Ruben sendiri menyebut tidak memiliki alasan khusus untuk mengadopsi anak laki-laki. Ia mengaku tidak pernah merencanakan hal itu sebelumnya.
Tetapi pertemuannya dengan Thayaka membuatnya mempertimbangkan untuk memberikan pengasuhan kepada bayi tersebut. Keputusan itu datang di tengah proses persidangan hak asuh anak yang masih berjalan.
Ruben mengaku percaya bahwa pertemuannya dengan Thayaka merupakan bagian dari rencana Tuhan. Ia berharap Thayaka bisa tumbuh dengan sehat dan baik.
(kha)