MUI juga menyesalkan dugaan dukungan kementerian terkait, termasuk Kementerian Pariwisata serta Kementerian Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif, terhadap rencana kedatangan penyanyi tersebut.
Sudarnoto menilai, upaya mengejar keuntungan ekonomi dengan menghadirkan figur yang dianggap mendukung Zionisme bertentangan dengan prinsip bangsa Indonesia dalam menentang penjajahan.
“Jangan berikan panggung kepada siapa pun yang ikut mendanai pembunuh warga Gaza dan Palestina,” paparnya.
(kha)