JAKARTA - Vilmei menjadi sorotan publik setelah membuat konten parodi tentang sulitnya mencari pekerjaan di Indonesia. Konten itu menuai protes warganet karena dianggap tidak peka dengan kondisi masyarakat saat ini.
Dalam konten yang dibuatnya, Vilmei terlihat mendatangi sejumlah tempat bisnis dari restoran cepat saji hingga rumah makan. Ia membuat video seolah-olah sedang mencari pekerjaan dan menanyakan kesempatan untuk bekerja di tempat-tempat tersebut.
Konten itu kemudian ramai diperbincangkan warganet setelah diunggah ulang akun X @dumbtrvck. Akun tersebut mengkritik Vilmei karena menganggap konten ‘mencari kerja’ itu tak layak dijadikan ‘becandaan’ di tengah kondisi masyarakat yang berjuang mendapat pekerjaan.
“Dear Vilmei, di saat banyak orang yang susah banget mencari kerja, lu malah main beginian. Nirempati! LU T*I BANGET SIH,” tulis akun tersebut dalam cuitannya.
Unggahan itu kemudian mengundang berbagai respons pengguna X lainnya. Beberapa warganet mempertanyakan alasan Vilmei membuat konten tersebut terlebih dengan pendekatan parodi. “Aduh, nih anak kenapa sih main gimmick terus?” ujar akun @im***uel.
Akun @teh**ye mengatakan, “Banyak anak muda berusaha keras mendapat pekerjaan di tengah ekonomi yang morat-marit. Nah dia yang notabene baru resign jadi content creator saja memasang gaji Rp13 juta per bulan di warung gudeg. Nirempati banget.”
Vilmei diketahui sudah menghapus semua kontennya tentang mencari pekerjaan dan menyisakan beberapa konten yang memperlihatkan dirinya mencari rumah kontrakan. Hingga berita ini diturunkan, Vilmei belum memberikan penjelasan terkait kontennya tersebut.