“Bencana nyari donasi, gaji guru nyari donasi. Kalau gitu buat apa ada pajak?” tulis akun reres***.
Hingga kini usulan Tompi masih memicu perdebatan di media sosial. Usulan mengenai patungan tambahan dari orang tua siswa menjadi sorotan karena menyentuh persoalan pendanaan pendidikan dan kesejahteraan guru.
Tompi sendiri dalam unggahan tersebut menyampaikannya dalam bentuk pertanyaan mengenai kemungkinan sebuah inisiatif, bukan menjelaskan skema atau kewajiban patungan yang harus diterapkan di sekolah.
Hingga kini Tompi juga belum memberikan respons lebih lanjut atas komentar yang dilontarkan warganet.
(kha)