JAKARTA - Polemik gugatan hak asuh anak antara Sarwendah dan Ruben Onsu kian menyita perhatian publik. Khawatir berdampak pada kondisi psikologis buah hati, kubu Sarwendah mengajak pihak Ruben untuk menghentikan polemik di media.
Tim kuasa hukum Sarwendah Chris Sam Siwu, mengingatkan bahwa perkara perebutan hak asuh anak seharusnya mengedepankan privasi dan perlindungan terhadap tumbuh kembang mereka, bukan dijadikan bahan konsumsi publik.
"Perkara ini menyangkut soal anak-anak. Seharusnya kepentingan dan privasi mereka yang menjadi prioritas kita bersama," ungkap Chris Sam Siwu dalam unggahan terbarunya dikutip Rabu (16/9/2026).
Pihaknya merasa prihatin lantaran isu perbedaan keyakinan belakangan ini diangkat ke publik tanpa konteks lengkap, sehingga mengaburkan esensi perlindungan hak anak.
Chris menegaskan bahwa Sarwendah merupakan sosok ibu yang selalu siap mendampingi anak-anaknya tanpa memaksakan kehendak apapun, termasuk dalam hal keyakinan di masa depan.
"Ketika kelak anak-anak telah dewasa dan berhak menentukan keyakinannya sendiri, klien kami Sarwendah akan menghormati pilihan anak-anak dan terus akan mendampingi mereka sebagai seorang ibu," jelasnya.
Di akhir, Chris secara terbuka mengajak kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, untuk menurunkan tensi perselisihan di hadapan publik.
"Oleh sebab itu, maka saya berharap ke depan, rekan sejawat saya, Bapak Minola Sebayang, dan saya juga, sama-sama kita bekerjasama untuk menciptakan ruang publik yang kondusif demi siapa? Demi kepentingan anak-anak," tutupnya.
(kha)