JAKARTA - Reza Arap membagikan kabar tak biasa lewat akun X pribadinya, @yourbae. Musisi sekaligus streamer itu mengungkap tengah membantu sekolah di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana.
Bukan cuma satu atau dua sekolah, Reza menyebut ada 27 sekolah yang kini mendapat dukungan darinya. Rinciannya terdiri dari 20 SD, 4 SMP, dan 3 SMA.
Hal yang menarik perhatian, bantuan tersebut disebut Reza berasal dari uang pribadinya. Dia bahkan menegaskan tidak sedang melakukan penggalangan dana untuk menjalankan aksi tersebut.
“Anyway, I’m currently build in total 27 schools around NTT. 20 SD, 4 SMP, and 3 SMA. Nothing to brag about it cuz I already built sums (Gue baru aja bangun 27 sekolah di NTT. 20 SD, 4 SMP, dan 3 SMA. Tidak ada yang perlu dibanggakan, karena sudah bangun beberapa),” tulis Reza Arap dalam cuitannya.
“Oh ya, pakai duit pribadi, ya. Kali-kali ada yang nanya galang dana di mana. Tidak,” lanjutnya.
Unggahan itu kemudian mendapat respons dari sejumlah netizen. Ada yang mengapresiasi apa yang dilakukan Reza, terlebih di tengah banyaknya kabar buruk yang beredar di media sosial.
“Makasih Bang Reza, sudah ngasih berita baik di antara berita berita an***g yang berkeliaran,” tulis akun X @sunda***.
Ada pula yang yang justru penasaran dengan keberlanjutan bantuan yang diberikan Reza. Pasalnya, jumlah sekolah yang dibantu cukup banyak, sehingga muncul pertanyaan apakah dukungan tersebut akan terus diberikan dalam jangka waktu tertentu.
“27? Banyak juga…. Dan itu sekolah-sekolah bakal maintain difunding buat beberapa tahun pertama kah?” tanya akun X @cieldu***.
Reza kemudian memberikan penjelasan mengenai kondisi 27 sekolah yang dimaksud. Dia mengatakan sekolah-sekolah itu mengalami kerusakan akibat bencana gempa yang terjadi sebelumnya.
Menurut Reza, kondisi tersebut membuat para siswa harus tetap belajar meski fasilitas sekolah belum kembali seperti semula. Bahkan, sebagian dari mereka disebut belajar menggunakan terpal karena tidak memiliki atap.
“Itu 27 sekolah yang hancur karena bencana gempa kemarin. Sementara, mereka belajar pakai terpal soalnya enggak punya punya atap,” jawab Reza.
Dia pun meluruskan bahwa bantuan yang diberikan bukan berupa pembangunan gedung sekolah baru. Untuk sementara, Reza membantu kebutuhan yang dianggap lebih mendesak agar kegiatan belajar mengajar tetap bisa berlangsung.
“Yang gue support itu terpal dan atap sementara (bukan bangunan karena satu dan lain hal wkwk), buku dan alat tulis, santunan guru-guru honorer, sama santunan buat orang lapangan,” jelasnya.
Dengan demikian, dukungan Reza mencakup kebutuhan tempat belajar sementara hingga perlengkapan pendidikan. Dia juga memberikan santunan kepada guru-guru honorer serta orang-orang yang terlibat di lapangan.
Ketika ditanya mengenai berapa lama bantuan tersebut akan diberikan, Reza tidak memberikan batas waktu tertentu. Dia memilih menjawab sesuai dengan kemampuannya.
“Kalo masalah jangka waktu, gue sekarang cuma bisa jawab ‘semampu gue’,” tulis Reza.
(ant)