JAKARTA - Sinyorita Esperanza tengah berduka setelah kehilangan calon anak keduanya yang diperoleh melalui program bayi tabung atau IVF. Ironisnya, unggahan pertama Sinyo justru membuat sejumlah warganet salah paham dan mengira dirinya sedang mengumumkan kehamilan.
Padahal, dalam caption panjang yang dibagikan, Sinyo sudah menjelaskan bahwa kehamilannya hanya bertahan selama enam minggu sebelum akhirnya mengalami keguguran.
Karena banyak warganet yang tidak membaca caption hingga selesai, Sinyo akhirnya membuat unggahan lanjutan untuk memperjelas kabar tersebut.
“Hola semuanya Pasti banyak yang salah kaprah dari postinganku sebelum ini ya?” tulis Sinyo dalam unggahan terbarunya pada Minggu (13/9/2026).
Sinyo menjelaskan bahwa dalam unggahan pertama memang terdapat banyak cerita tentang kebahagiaan setelah dirinya dan suami kembali menjalani program IVF. Namun, cerita tersebut kemudian berakhir dengan kabar duka.
“Memang kalau lihat dari awal banyak sekali ekspresi kebahagiaan yang tak terkira, meskipun ternyata endingnya berubah jadi duka,” lanjutnya.
Sinyo menegaskan bahwa dirinya memang sempat dinyatakan hamil setelah menjalani proses IVF kedua. Ia bahkan sempat merasakan kebahagiaan bersama suami, anak pertamanya, keluarga, dan sahabat yang telah menantikan kehadiran anggota baru dalam keluarga mereka.
“Intinya kemarin itu aku sempat hamil. Tapi qodarullah kehamilanku bertahan cuma sampai 6 minggu aja,” ungkapnya.
Ia kemudian mengungkapkan bahwa keguguran tersebut terjadi pada 9 September 2026. Calon buah hatinya itu telah diberi panggilan Baby Bala Bala.
Sinyo juga menyebutnya dengan nama Queena, nama yang ia yakini untuk calon anak perempuannya. Dalam unggahan sebelumnya, Sinyo menceritakan perjalanan kehamilannya yang bermula dari proses IVF kedua.
Setelah menjalani embrio transfer dan masa tunggu dua minggu, ia mendapat hasil beta hCG sebesar 280 yang menandakan dirinya positif hamil. Kabar kehamilan itu sempat membuat keluarga dan orang-orang terdekatnya bahagia.
Namun, Sinyo sengaja tidak langsung mengumumkannya ke publik karena ingin menjaga kehamilan tersebut terlebih dahulu. Bahkan, seminggu sebelum mengalami keguguran, Sinyo masih mendapat kabar baik dari dokter mengenai perkembangan kehamilannya.
Namun, kebahagiaan itu harus berakhir ketika memasuki usia kehamilan enam minggu. Sinyo mengatakan dirinya harus merelakan Baby Bala Bala yang luruh dari rahimnya.
“Alhamdulillah aku bisa menikmati 6 minggu masa kehamilan dengan sangat bahagia,” tulisnya dalam unggahan pertama.
Sinyo memilih menerima kejadian tersebut dengan ikhlas. Ia juga meminta publik tidak terus mempertanyakan penyebab keguguran yang dialaminya karena hal itu justru membuat proses menerima kehilangan menjadi semakin berat.
“Jangan tanya kenapa, semua berlangsung begitu saja. Kalau ditanya kenapa dan kenapa, rasa ikhlas kami jadi semakin tak terasa,” ungkapnya.
(kha)