JAKARTA - Kangen Band tengah menjadi sorotan setelah sang gitaris, Dodhy Hardianto, mengumumkan pembubaran grup asal Lampung tersebut. Dia mengaku, keputusan itu diambilnya karena mendapat perlakuan tak adil yang membuatnya sakit hati.
Menanggapi keputusan Dodhy itu, Andika Mahesa selaku vokalis Kangen Band, mengaku sangat terkejut. Pasalnya, dia baru mengetahui kabar itu dari unggahan Dodhy, bukan lewat pembicaraan langsung.
Andika yang saat itu sedang berada di Lampung memutuskan untuk langsung bertolak ke Jakarta guna menggelar pertemuan darurat bersama seluruh personel dan manajemen. “Gue belum bisa kasih keterangan. Menunggu manajemen dan pihak-pihak terkait saja,” katanya.
Sang vokalis menambahkan, “Saya harus bertemu personel lain dulu dan bertanya ini ada apa? Ya tunggu kami ketemu dulu kali ya. Saya harus terbang ke Jakarta dan duduk bareng untuk membicarakan semua ini.”
Terkait tudingan Dodhy Hardianto terkait adanya kezaliman di tubuh Kangen Band, Andika Mahesa menegaskan belum mengetahui duduk perkara sesungguhnya. Ia memilih berkepala dingin dan enggan berasumsi sepihak sebelum mendengar penjelasan langsung dari Dodhy.
“Saya belum tahu. Harus bertemu dulu lah sama anak-anak. Ya saya minta sabar saja dulu. Saya juga harus tanya dulu semua personel. Jadi tidak ada keputusan sepihak. Kendalanya apa sih? Itu harus dicari tahu,” imbuhnya.
Andika Mahesa membeberkan, hubungan antarmember Kangen Band bisa dibilang baik-baik. Bahkan beberapa hari sebelum Dodhy mengumumkan bubar, Kangen Band masih manggung di Hong Kong.
Selain itu, jadwal manggung Kangen Band juga dikabarkan padat hingga pengujung tahun 2026. Andika memastikan, dari sisi manajemen internal sejatinya tidak pernah ada konflik apa pun. Karena itu, ia berharap publik dan media tidak memperkeruh suasana hingga adanya kesepakatan resmi dari seluruh personel Kangen Band.
“Iya, memang enggak ada masalah sebenarnya. Bingung juga makanya. Jadi tolong media juga bantu ngademin lah. Saya juga berusaha mencari tahu dari persepsi personel lainnya. Jadi ditunggu saja ya,” tuturnya.*
(SIS)