Dalam penggarapan single ini, Lea dipertemukan kembali dengan rekan lamanya sesama musisi, Nur Satriatama, yang dipercaya duduk sebagai produser sekaligus penulis lagu. Sentuhan produksinya membentuk aransemen yang presisi namun tetap bernapas — sesuai ekspektasi keduanya sejak awal.
Seluruh proses rekaman dilakukan secara live, dengan seluruh musisi bermain dalam satu ruang dan satu waktu. Pendekatan ini dipilih secara sadar: menjaga interaksi, dinamika, dan ketidaksempurnaan manusiawi yang justru menjadi kekuatan sebuah lagu tentang kehadiran.
Video musik "Ruang di Hatimu" diproduseri oleh Riverbrick Studios, rumah produksi dengan rekam jejak lebih dari 1.000 karya audio dan visual, di bawah arahan sutradara Alain Goenawan, Galih Pratama, dan Nur Satriatama. Produksinya menggabungkan dua pendekatan: pengambilan gambar langsung di studio bersama Lea Simanjuntak dan para pemain, lalu dunia visual di sekelilingnya dibangun melalui proses asset 3D & generatif berbasis AI yang dikerjakan sendiri oleh tim.
Salah satu kejutan dalam video ini adalah kehadiran empat personel Agak Laen — Boris Bokir, Bene Dion, Indra Jegel, dan Oki Rengga — yang tampil memainkan terompet, trombon, flugelhorn, dan tuba. Mereka masuk sebagai formasi brass yang, seperti selebihnya dari video ini, direkam langsung di studio. Pendekatan visualnya tetap mengikuti napas lagunya: intim, tenang, dan menahan diri
(kha)