Ruth membuktikan bahwa usia hanyalah angka. Sebab, sang Diva melakukan eksperimen berani dengan mengusung genre Japanese City Pop, sebuah aliran musik yang kini tengah viral di platform media sosial seperti TikTok.
Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Sang manajer, Jeffry Waworuntu, melihat potensi besar dalam tren musik retro yang kembali digandrungi anak muda.
Dia ingin memastikan bahwa suara emas Ruth Sahanaya tetap relevan di telinga generasi Z.
"Di album ini memang konsepnya City Pop. Konsep Japanese City Pop ini memang agak sedikit baru atau mungkin diperdengarkan di masyarakat Indonesia tuh sesuatu yang baru banget. Jadi kita mau mencoba karena ini terus terang gambling ya," kata Jeffry Waworuntu.
Ruth Sahanaya pun harus menekan egonya. Dia berkolaborasi dengan beberapa komposer muda seperti Kelvin Joshua (Keljo) untuk mendapatkan sentuhan musik yang lebih "kekinian" dan fresh.