JAKARTA - Pesinetron Elryan Carlen tidak berpikir untuk berdamai dengan Eza Gionino meski sang aktor sudah meminta maaf terkait kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkannya ke Polres Metro Depok, Jawa Barat.
Elryan menilai, permintaan maaf tidak cukup mengingat aksi Eza sudah keterlaluan dan berkali-kali dilakukannya. “Saya membawa masalah ini ke jalur hukum untuk memberikan efek jera. Biar dia tak sembarang lagi di masa depan,” ujarnya.
Lebih jauh, Elryan mengungkapkan, wajah dan rahangnya menjadi sasaran utama bogem mentah Eza. Saat kejadian, ia bahkan harus memeluk Eza agar pukulannya tidak berlanjut lebih parah hingga melukai bagian tubuh lainnya.
“Jadi, saya visum bagian rahang karena bagian situ yang paling keras kena pukulan. Ada bagian wajah lain juga. Saya berharap, laporan ini bisa memberikan efek jera untuk dia. Agar ke depannya dia enggak begitu lagi,” ungkapnya.
Perselisihan kedua aktor itu bermula ketika Eza Gionino menuduh Elryan Carlen punya hubungan gelap dengan mantan istrinya sebelum mereka bercerai. Eza kemudian menyambangi kediaman Elryan, pada 12 Agustus 2026.
Menurut Elryan, Eza langsung memukul wajahnya serta melontarkan tuduhan tersebut tanpa adanya bukti. Elryan mengungkapkan, imbas peristiwa itu, persahabatan mereka yang sudah terjalin 11 tahun terakhir terancam hancur.
“Kami itu berteman 11 tahun. Tapi kalau dia bilang, saya dekat sama mantan istrinya enggak banget! Saya tegaskan, saya punya istri dan anak. Untuk apa mendekati istri orang, apalagi pasangan teman sendiri,” tuturnya.*
(SIS)