JAKARTA - Aktor kenamaan Dimas Aditya turut memberikan refleksi di momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin (17/8/2026). Di tengah perayaan tersebut, suami Tika Bravani ini menyoroti situasi ekonomi dan politik Tanah Air yang sangat dinamis.
Ditemui di kawasan Cawang, Jakarta Timur belum lama ini, Dimas membagikan harapannya untuk masa depan Indonesia. Menurutnya, momen pertambahan usia Indonesia menjadi waktu yang tepat untuk memanjatkan doa terbaik.
Dimas menilai optimisme menjadi modal utama bagi setiap warga negara untuk menghadapi situasi yang sulit, sekalipun tantangan global terus membayangi.
"Aku selalu berharap setiap kali Indonesia merayakan ulang tahunnya, semoga sesuatu yang baik akan ada di depan," ungkap Dimas Aditya kepada awak media.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak kehilangan harapan meski tantangan yang dihadapi bangsa saat ini tidaklah mudah. Baginya, rasa cinta Tanah Air harus diwujudkan dalam bentuk semangat yang konsisten.
"Tetap optimis, tetap berdoa, karena bagaimana pun juga ini adalah negara kita tercinta," lanjutnya.
Meski demikian, Dimas tidak menutup mata terhadap realita yang ada. Ia mengakui masih banyak "pekerjaan rumah" (PR) besar yang harus dibenahi oleh pemerintah maupun masyarakat, terutama dari sektor ekonomi dan stabilitas politik.
"Yang masih layak diperjuangkan, yang harus kita pertahankan adalah optimisme kita sebagai warga negara. Yang harus diperjuangkan itu banyak sih, dari segi ekonomi, politik, khususnya itu," tegasnya.
Menariknya, meski dalam film terbarunya Dimas berperan sebagai sosok personel TNI yang tangguh dan disiplin, hal berbeda justru terlihat di kehidupan sehari-hari.
Pada momen 17 Agustus, Dimas mengaku bukan tipe pria yang hobi terjun langsung dalam perlombaan tradisional di lingkungan rumahnya.
Sambil berseloroh, ia menyebut bahwa urusan lomba lebih sering diserahkan kepada anak dan istrinya.
"Oh, kalau lomba (17-an) enggak. Istriku sama anakku yang ikut," ungkapnya lalu tertawa.
Saat ditanya lebih lanjut soal alasannya absen dari kemeriahan panjat pinang atau balap karung, Dimas memberikan jawaban santai.
Ia mengaku memang tidak memiliki ketertarikan khusus pada kompetisi tersebut.
"Aku memang enggak suka saja kalau ikutan lomba," tambahnya.
(kha)