Dia kemudian menyadari bahwa tidak semua orang memiliki cara yang sama ketika menghadapi persoalan dalam hubungan. Ada orang yang memilih menjauh dibandingkan membicarakan masalah yang sedang dihadapi.
Menurut Vanessa, kebiasaan tersebut justru bisa membuat seseorang terbiasa hidup tanpa pasangannya hingga hubungan yang seharusnya masih dapat diselamatkan akhirnya benar-benar berakhir.
Menariknya, ide tersebut juga sempat terpicu dari banyaknya berita perceraian yang dilihat Vanessa.
“Sebenarnya bukan pengalaman pribadi aku, tapi aku melihat ada banyak teman-teman yang cerita atau keluarga yang aku lihat,” katanya.
Vanessa yang kini berusia 22 tahun mengaku sempat mempertanyakan bagaimana hubungan yang dianggap sakral dalam pernikahan bisa berakhir dengan perceraian.
“Ini ke-trigger waktu ada banyak berita perceraian. Jadi aku kayak sebagai manusia yang baru umur 22 tahun dan belum ngerasain kehidupan pernikahan, aku ngerasa sesuatu yang sakral aja bisa nih dipisahin, kenapa ya kira-kira? Apa mereka nggak bisa ngerundingin lagi?” tuturnya.