Cinta Laura menilai, kalau tuduhan penelantaran benar adanya, maka mereka yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban. Apapun hasil akhirnya, Cinta menilai, publik berhak mendapatkan transparansi informasi.
Di luar kasus tersebut, aktris berdarah Jerman Indonesia itu menilai, ada pertanyaan lebih besar tentang ‘status’ asuransi seseorang yang bisa memengaruhi rasa aman mereka saat masuk rumah sakit.
“Layanan kesehatan bukan hak istimewa bagi mereka yang mampu membayar lebih. Martabat, empati, dan pelayanan medis yang tepat waktu seharusnya TIDAK pernah bergantung pada apakah seseorang membawa kartu BPJS atau asuransi swasta,” katanya.
Cinta menutup utasnya dengan menuliskan, “Pasien ini dan setiap keluarga Indonesia, berhak mendapatkan jawaban, akuntabilitas, dan sistem kesehatan yang benar-benar bisa mereka percaya.”*
(SIS)