Bigmo pada akhir pernyataannya mengungkapkan komitmennya untuk lebih berhati-hati dalam membuat konten, menjalankan kerjasama endorsement, dan lebih memahami tanggung jawabnya sebagai content creator yang memiliki audiens.
Permintaan maaf itu dirilis Bigmo setelah mempromosikan vape kepada anak-anak di bawah umur saat Live streaming. Video yang kemudian viral tersebut kemudian ramai dikomentari warganet, influencer, hingga pakar kesehatan.
Akibatnya, Bigmo ramai dihujat warganet hingga membuat produsen vape yang mengendorse dirinya memutus kerjasama. Tak sampai di situ, dia juga dilaporkan content creator Sadam Permana ke KPAI.*
(SIS)