"Seru banget juga melihat teman-teman yang benar-benar antusias dengan fashion. Apalagi masyarakat Jember, para senimannya yang bikin kostum luar biasa bagus, dengan tema yang benar-benar menarik, kostumnya unik-unik dan sarat makna. Sepanjang perjalanan menuju panggung, kami selalu dikelilingi orang-orang yang pakai kostum bagus-bagus," tuturnya.
Ia juga terkesan melihat seluruh lapisan masyarakat ikut berpartisipasi dalam JFC 2026. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, semuanya hadir memeriahkan festival yang dikenal sebagai salah satu fashion carnaval terbaik di dunia.
"Anak kecil sampai orang tua semuanya berpartisipasi di event ini. Jadi, enggak heran kenapa ini dibilang The Best Fashion Carnival in the World," katanya.
Keseruan lainnya dirasakan Sisca saat mengikuti parade menggunakan kostum Tinkerbell bertema peri hutan. Bersama Sakura Nesha, ia menaiki kendaraan parade sambil menyapa ribuan masyarakat yang memadati sepanjang rute karnaval.
"Pertama kalinya ikut parade pakai kostum Tinkerbell, kostum peri hutan. Kami naik kereta bareng teman-teman Sakura Nesha, terus bisa berjalan sambil menyapa teman-teman di Jember yang nonton di pinggir jalan. Mereka antusias banget. Meskipun di tengah-tengah hujan, mereka tetap nonton dan excited buat lihat siapa yang lagi fashion show di tengah jalan," ungkapnya.