"Sepenggal cerita di Bali yang cukup memukul buat kami. Papa Bebi Romeo masih belum bisa memaafkan dirinya sampai sekarang karena merasa jadi ayah yang gagal," ucap Meisya.
"Kejadian ini menjadi penyesalan kami sebagai orang tua karena hanya dengan beberapa menit merasa aman, kami hampir kehilangan anak yang paling kami cintai," tuturnya.
Di akhir, Meisya memberikan pesan menyentuh sekaligus peringatan keras bagi para orang tua agar tidak pernah meremehkan kekuatan alam.
"Jangan pernah lengah meskipun pantai itu sudah berkali-kali kita datangi. Laut tidak pernah bisa diprediksi. Satu detik saja bisa mengubah segalanya. Peluk anak-anak kita lebih erat hari ini karena kami hampir kehilangan kesempatan itu. Maafin Bunda sama Papa ya Nak," tuturnya.
(ant)