JAKARTA - Isu panas soal tudingan menghamili seorang wanita di Jawa Tengah tak lantas membuat Vicky Prasetyo kehilangan ketenangannya. Melalui sebuah pernyataan filosofis, Vicky seolah memberikan "kuliah" singkat mengenai dampak buruk menyebarkan aib pasangan di ruang publik.
Vicky menganalogikan aib yang sudah terlanjur disebar ke media sosial sebagai debu yang tak mungkin bisa dikumpulkan kembali. Ia memperingatkan bahwa penyesalan di kemudian hari tidak akan mampu menghapus jejak digital yang sudah terlanjur buruk.
"Aib dan keburukan pasangan yang udah lu sebar itu ibarat debu yang lu tiup ke udara. Lu nggak akan pernah bisa mungut debu itu lagi, mengembalikan seperti semula," kata Vicky Prasetyo dikutip dari Instagramnya, Jumat (10/7/2026).
Pria yang akrab disapa Sang Gladiator ini juga menyoroti ironi hubungan yang kerap dialami pasangan masa kini. Seringkali, setelah bertengkar hebat dan saling buka aib, pasangan tersebut justru kembali berdamai, namun persepsi publik terlanjur rusak.
"Besoknya, lu mungkin udah baikan, peluk-pelukan, sayang-sayangan, mesra-mesraan, kembali lagi sama pasangan lu. Tapi di mata orang lain, pasangan lu selamanya adalah sampah," tegasnya.
Ia pun meminta semua pihak untuk tidak menyalahkan lingkungan jika suatu saat pasangan mereka diremehkan oleh orang lain. Sebab, menurut Vicky, pandangan negatif orang lain merupakan imbas dari mulut pasangan itu sendiri.
"Terus lu mau marah pas teman lu ngeremehin pasangan lu? Jangan! Mereka adalah hasil dari opini yang lu bentuk sendiri," tutup Vicky.
(kha)