JAKARTA - Ruben Onsu dan Sarwendah dijadwalkan akan melakukan pertemuan pada 11 Juli 2026 untuk membahas masa depan anak-anak mereka. Namun, pihak Ruben menegaskan tidak ingin pertemuan tersebut hanya berakhir dengan janji manis.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengingatkan bahwa pada 2024 silam, keuda pihak sudah melakukan pertemuan sehingga menghasilkan akta notaris yang mengatur pembagian waktu anak.
Namun belakangan, kesepakatan itu dinilai tidak dijalankan dengan baik.
"Kami nggak mau yang omon-omon, kita mau yang nyata. Jangan terulang seperti tahun 2024, sudah ada pernyataan tertulis akta notaris, tapi tidak ditindaklanjuti dengan perbuatan nyata. Itu berarti kan omong kosong," tegas Minola di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan belum lama ini.
Minola kemudian menjelaskan alasan di balik keinginan kuat Ruben Onsu mengambil alih hak asuh anak-anaknya.
Sang klien disebut merasa miris melihat sang buah hati dilibatkan dalam pekerjaan orang dewasa, yakni mempromosikan produk saat live streaming.
Ruben juga telah berkali-kali mengingatkan Sarwendah agar tidak melibatkan anak-anaknya dalam kegiatan komersial tersebut, namun teguran itu diduga tidak digubris.
"Ruben sudah memberikan pesan kepada S agar jangan melibatkan anak-anak dalam live tersebut. Apalagi mengajak dia untuk ikut bersama dalam mempromosikan produk-produk," tutur Minola.
(kha)