Syahravi sendiri tak mampu menyembunyikan kesedihannya ketika mengingat perjuangannya berkarier sejak 2015 silam.
"Saya pengin teman-teman tahu dan kenal saya melalui karya, tapi tidak dalam situasi seperti ini. Selama 10 tahun ini saya aktif membawakan lagu sendiri. Baru di 2024 saya ambil proyek orang lain karena menghormati sosok Mas Fariz," tuturnya.
Baginya, bisa terlibat dalam proyek 45 tahun berkarier seorang legenda seperti Fariz RM menjadi sebuah kehormatan. Namun, hal itu kini berubah menjadi pil pahit setelah dirinya dituding melakukan pelanggaran hak cipta.
"Bagi saya musisi junior, mengerjakan proyek ini adalah kehormatan. Saya make sure Mas Fariz senang waktu itu. Tidak ada satu pun yang saya lakukan di luar batas kontrak kerja," tambahnya.
(ant)