"Yang kami adukan semua tujuannya demi kepentingan anak, bukan demi kepentingan selain klien kami, ya, terkait nafkah anak. Terkait hak anak juga, anak juga merasa aman, merasa nyaman," kata Chris.
Meski situasi memanas, pihak Sarwendah berharap ada solusi damai yang tidak merugikan mental anak-anak.
"Kami sudah menyerahkan bukti-bukti juga kepada mereka, mungkin akan dianalisis dan kami berharap masalah ini bisa selesai dengan baik-baik demi kepentingan anak," tuturnya.
(ant)