“Kenapa klien kami menggunakan itu sebagai tempat kerja? Supaya anaknya sewaktu-waktu kangen dengan ibunya tidak perlu diantar ke studio atau tempat lain. Langsung di rumah itu melihat ibunya lagi kerja,” katanya.
Menurut Chris, kehadiran anak-anak dalam siaran langsung yang dilakukan Sarwendah bukan bagian dari strategi konten. Ia membantah anggapan yang menyebut anak-anak sengaja dilibatkan untuk mendongkrak popularitas atau rating.
“Jangan dipelintir seakan-akan anak itu dijadikan senjata untuk menaikkan rating. Tidak,” tegasnya.
“Menurut Sarwendah, anak-anak itu melebihi manajernya, melebihi siapa pun. Jadi tidak ada yang bisa melarang mereka di rumah itu,” pungkasnya.
(kha)