Tak hanya soal komunikasi, Minola juga menyoroti jadwal pertemuan yang dianggap tidak konsisten.
Berdasarkan akta perjanjian perceraian, Ruben seharusnya memiliki waktu dua hingga tiga hari dalam seminggu untuk bersama anak-anak.
"Enggak teratur, enggak pernah teratur. Selama perceraian dan selama ada penandatanganan akta perjanjian, tidak pernah sepemahaman yang kami ketahui menurut Ruben," tegas Minola.
Ia pun menyayangkan realisasi kesepakatan tersebut yang dinilai jauh dari harapan.
"Realisasi tiga atau dua hari dalam seminggu itu tidak pernah terealisasi," tutupnya.
(kha)