Dalam kesempatan yang sama, Karina Ranau menanggapi komentar warganet yang sering menyebutnya pansos dalam suasana duka sang suami.
Ia menjelaskan bahwa mengunggah konten di makam Epy sebagai bentuk terapi bagi dirinya yang hingga kini masih merasa berduka mendalam.
"Ya itu kan ya boleh dong, tidak ada undang-undang, enggak ada yang melarang gitu. Karena menurut saya ini adalah cara treatment untuk diri saya khususnya," kataKarina Ranau.
Karina juga menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah mendapatkan keuntungan finansial dari video-video tersebut. Ia bahkan tidak memiliki kanal YouTube pribadi untuk memonetisasi kontennya.
"Saya tidak mencari keuntungan dari konten-konten saya di makam. Saya enggak ada channel YouTube, saya enggak ada yang menghasilkan uang dari situ enggak ada. Hanya benar-benar saya mengabadikan itu," tuturnya.
(ant)