JAKARTA - Al Ghazali tak kuasa menahan air mata haru saat ia mendampingi istrinya, Alyssa Daguise melahirkan anak pertama. Menurutnya, detik-detik putrinya lahir ke dunia menjadi momen berharga dalam hidup.
Selama proses persalinan, Al mengaku perasaannya campur aduk. Ia terus berdoa demi keselamatan istri dan calon anaknya.
"Aah, awal-awal lebih ke nervous karena nggak tau bakal apa yang terjadi kan. Jadi aku terus-terusan berdoa terus," ujar Al Ghazali di kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan belum lama ini.
Momen tak terlupakan oleh Al yakni ketika sang bayi pertama kali diletakkan di dada Alyssa. Di titik itulah, tangis Al pecah karena merasa tidak menyangka sudah menjadi seorang ayah.
"Momen sih ya pas bayi keluar, nangis, ditaruh di dada dia itu, itu momen yang... Aku nangis. Nangisnya pas lihat mirip aku lagi," katanya.
Bicara soal kemiripan wajah, Al menyebut bahwa untuk saat ini wajah sang buah hati lebih cenderung mirip dengannya daripada Alyssa.
Namun, ia menyadari wajah bayi akan terus berubah seiring waktu.
"Mmm, kalau sekarang, kemarin lebih mirip aku, dulu mirip dia. Jadi belum berubah sih, cuman kalau bisa dibilang overall, mirip aku," ucapnya.
Menjadi seorang ayah di usia muda menjadi hal yang paling ia syukuri. Meski demikian, Al merasa hal tersebut seperti mimpi.
"Ya, aku nyangka, cuma kadang nggak nyangka gitu. Nggak nyangkanya ya hidup (berubah jadi bapak)," tutur Al Ghazali.
(ant)