Terlebih, belakangan muncul dokumen penghentian penyidikan atau SP3 dari kepolisian terkait laporan yang pernah diajukan Maia. Ia pun menilai fenomena ini melalui teori Agenda Setting.
"Teori ini menjelaskan media sangat kuat dalam menentukan isu apa yang dianggap penting oleh publik. Ketika media sosial terus menyoroti konflik Dhani-Maia, publik akhirnya fokus pada sisi yang paling sering muncul saja," terangnya.
Tak hanya itu, Widya mengatakan terdapat kecenderungan konfirmasi bias, di mana seseorang hanya menerima informasi yang sesuai dengan keyakinannya sejak awal.
Budaya media sosial seperti potongan video pendek dan komentar viral mempercepat terbentuknya persepsi kolektif ini.
Dalam dunia akademis, hal ini dikenal sebagai trial by social media. Penghakiman sosial terjadi di ruang digital bahkan sebelum ada keputusan hukum final.