JAKARTA - Dokter kecantikan Oky Pratama kembali menjadi perbincangan hangat. Kali ini, ia terseret dalam laporan yang dilayangkan oleh Heni Sagara terkait dugaan serangan buzzer di media sosial.
Dokter Oky dituduh menjadi dalang di balik aksi perundungan yang dilakukan oleh sejumlah akun buzzer terhadap Heni Sagara. Bahkan, sempat beredar kabar bahwa pihak kepolisian telah melayangkan panggilan kepadanya.
Namun, kabar tersebut langsung ditepis oleh sang dokter. Ia menegaskan hingga saat ini belum ada surat panggilan resmi dari pihak kepolisian terkait kasus tersebut.
"Nggak ada, nggak ada. Kalau ada (panggilan) pasti ada panggilannya," ujar Oky Pratama saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (15/4/2026).
Oky merasa tak perlu menanggapi laporan itu lebih jauh. Sebab, ia mengklaim tak terlibat dalam aksi serangan buzzer seperti yang dituduhkan oleh pihak Heni Sagara.
"Nggak ada (yang perlu diklarifikasi), terima kasih ya," ucapnya singkat.
Sebagai informasi, perseteruan ini bermula saat Heni Sagara mengaku mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan di media sosial. Ia merasa dicemooh oleh sejumlah akun pada 30 Juli 2025 lalu.
Tak terima dengan perlakuan tersebut, Heni Sagara akhirnya resmi melaporkan kejadian ini ke Polda Jawa Barat pada 17 Desember 2025.
(kha)