JAKARTA - Kuasa hukum Clara Shinta, Sunan Kalijaga, yang juga menjadi sahabat dekat Muhammad Alexander Assad, membeberkan pemicu hubungan terlarang yang menimpa rumah tangga kliennya.
Sebagai kuasa hukum, Sunan mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mendalami motif di balik video asusila yang ditemukan Clara di ponsel Alexa.
Menurut Sunan, setidaknya ada dua kemungkinan besar terkait status hubungan sang suami dengan wanita tersebut.
"Buat saya cuma dua pilihannya. Kalau mereka tidak ada kedekatan, bisa dikatakan histori (hubungan lama), artinya ada transaksi pada saat mereka melakukan itu. Kalau mereka melakukan itu ada transaksi, bisa dijerat dengan undang-undang pornografi atau prostitusi online," ujar Sunan Kalijaga saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan belum lama ini.
Kepada Sunan, Alexa mengaku telah mengenal sosok Indah sejak lama. Namun, ia memilih objektif dalam mencari bukti soal hubungan tersebut.
"Dia (Alexa) bilang sudah lama gitu. Hubungan apa? Pacaran, selingkuh, atau ada transaksi di situ? Nah ini yang nanti saya akan cari tahu," tegas Sunan.
Di sisi lain, Clara Shinta mencurahkan isi hatinya saat pertama kali menemukan bukti perselingkuhan tersebut.
Ia tak menyangka pria yang dianggapnya sempurna itu menyimpan video tak senonoh dengan wanita lain di folder yang sudah dihapus.
"Saya cek, enggak ada. Saya lihat recently deleted, rupanya ada. Jadi di situ. Sebenarnya pemicunya enggak ada, kecurigaan juga enggak ada, beliau enggak ada menunjukkan kecurigaan tersebut," ungkap Clara Shinta dengan suara bergetar.
Kejadian tersebut diakui Clara telah mengguncang mental sehingga mengganggu aktivitas kesehariannya. Ia mengaku tidak bisa mengontrol emosi saat mengetahui ada wanita lain di depan suaminya dalam kondisi yang tidak pantas.
"Istri mana sih yang bisa sanggup, bisa berpikir normal, bisa mengatur tindakan ketika mengetahui ada sesuatu yang nggak pantas nih, ada perempuan lain yang bertelanjang di depan suami saya, enggak ada. Enggak ada yang rela, enggak ada yang bisa kontrol," tambahnya.
(kha)