JAKARTA - Penyanyi Sabrina Carpenter sempat menuai kritik pedas dari netizen di media sosial karena buntut reaksinya terhadap sebuah sorakan khas budaya Arab, Zaghrouta di panggung Coachella 2026 Jumat malam waktu setempat.
Masalah bermula dari sebuah video viral tentang reaksi Sabrina yang tampak bingung dan memberikan komentar sarkas saat mendengar sorakan tersebut dari arah penonton.
Hal ini memicu kekecewaan penggemar, termasuk sebuah akun yang menyebut tindakannya tidak sopan.
Ia pun menyadari sikapnya menjadi sorotan di platform X (dahulu Twitter) hingga akhirnya menyampaikan permohonan maaf dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di atas panggung.
"Permohonan maaf saya, saya tidak melihat orang tersebut dengan mata kepala saya sendiri dan tidak bisa mendengar dengan jelas," tulis Sabrina dikutip Senin (13/4/2026).
"Reaksi saya murni kebingungan, sarkasme, dan tidak berniat buruk. Seharusnya saya bisa menanganinya dengan lebih baik!" tambahnya.
Dalam unggahan yang sama, Sabrina justru makin memahami makna di balik sorakan unik tersebut. Ia menyatakan keterbukaan bagi para penggemar untuk mengekspresikan kegembiraan mereka dengan cara budaya masing-masing di tiap konser berikutnya.
Zaghrouta sendiri adalah ekspresi budaya tradisional Arab yang dilakukan dengan menggetarkan lidah secara cepat untuk menghasilkan suara nada tinggi yang melengking.
"Sekarang saya tahu apa itu Zaghrouta! Saya menyambut semua sorakan dan yodel (teknik vokal) mulai sekarang dan seterusnya," tutup Sabrina.
(kha)