JAKARTA - Pihak keluarga membantah tegas tudingan yang menyebut cucu Mpok Nori, Dwintha Anggary alias Anggi, berselingkuh hingga menjadi motif pembunuhan dari mantan suami sirinya, Fuad.
Dian, kakak sulung korban, menegaskan bahwa selama ini adiknya dikenal sebagai sosok yang fokus dalam bekerja.
Namun, ia tak menampik selama berumah tangga dengan warga negara asing (WNA) itu, sang adik kerap mengalami percekcokan.
Hubungannya makin memanas setelah Anggi bekerja sebagai bagian masak dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerahnya.
Disinyalir, pelaku diduga tidak terima dengan lingkungan kerja korban yang banyak berinteraksi dengan lawan jenis.
"Selingkuh nggak. Karena kan selama dulu pernikahan adik saya sama dia terus kan ya, nggak pernah ada teman. Dia cemburunya di situ (tempat kerja), dikiranya dia sudah nggak ini sama si orang ini gitu. Jadi ada percekcokan terus," tegas Dian di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Senin (23/3/2026).
Dian bahkan mengungkapkan bahwa selama beberapa bulan terakhir, sang adik yang menjadi tulang punggung keluarga karena pelaku diduga tak lagi memiliki pekerjaan tetap.
"Selama 3 bulan penghasilan untuk menghidupi rumah tangga tuh dari adik saya. Makanya dia merasa dia mampu makanya dia ngontrak. Sebelumnya (pelaku) kerja jadi sales minyak wangi, tapi pas akhir-akhir ke sini saya nggak melihat dia berangkat kerja," kata Dian.
Dian menduga, sifat posesif pelaku menjadi pemicu utama tragedi tersebut.
"Iya posesif banget kayaknya ke arah situ. Kalau istilahnya pas lagi dia punya uang adik saya mah sering diajak misalnya ke mall, apa pun yang dia mau pasti dibeliin. Tapi ya begitu (tempramental)," ujarnya.
"Menduganya karena pas lagi Nisfu Sya'ban itu yang pas dia seset-sesetin itu tangan loh. Saya agak-agak wanti-wanti nih. Ya ternyata ya kecolongan juga saya nih," ucapnya.
(kha)