JAKARTA - Denada Tambunan akhirnya mengungkapkan alasan dirinya memilih untuk merahasiakan keberadaan Ressa Rizky Rossano dari sang mantan suami, Jerry Aurum. Dia mengaku, terlalu banyak ketakutan dan kekhawatiran dalam kepalanya.
Bukan karena malu akan aibnya, namun Denada tak ingin Jerry terseret dalam masalah. “Aku tak mau Jerry ditekan dan diancam seperti yang terjadi pada almarhumah mama aku,” tuturnya dikutip dari podcast Spill the Tea YouTube Feni Rose Official, pada Kamis (19/3/2026).
Sayang, Denada enggan membeberkan secara gamblang siapa sosok yang menekan dan mengancam almarhumah. Namun yang pasti, apa yang terjadi pada ibunya kala itu sampai membuatnya sampai merasa sangat bersalah.
“Mungkin, aku akan terus hidup dalam rasa bersalah karena mama sampai mengalami tekanan dan mendapat ancaman karena masalah ini. Jadi, aku tak terlalu percaya diri ngasih tahu masalah ini ke dia (Jerry Aurum),” ungkapnya.
Keberadaan Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandung Denada terungkap saat pria 24 tahun itu menggugat sang penyanyi ke Pengadilan Negeri Banyuwangi, Jawa Timur, atas kasus penelantaran anak, pada 26 November 2025.
Meski awalnya enggan bersuara, Denada akhirnya mengakui Ressa sebagai anak biologisnya lewat sebuah video yang diunggahnya ke Instagram, pada 2 Februari 2026. Rapper 47 tahun itu mengaku, Ressa adalah anak yang sangat pengertian, bahkan sejak dia masih di dalam kandungan.
“Saat aku hamil dia, itu aku masih manggung ke luar kota. Masya Allah, dia tidak mempersulit aku untuk bekerja. Aku tidak mual. Aku tetap bisa memakai baju apapun tanpa ada orang yang tahu aku sedang hamil,” ujarnya.
Denada Tambunan mengaku, ingin bertemu dengan putranya setelah merahasiakan statusnya sebagai anak kandung selama 24 tahun. Jika kesempatan itu datang, dia ingin meminta maaf secara langsung kepada sang anak.
“Aku mau minta maaf sama dia atas rasa sakit, sedih, dan kecewa yang dia rasakan karena aku. Semua yang terjadi di masa lalu adalah salahku. Aku mengerti jika tak semudah itu dia memaafkan aku,” tuturnya menambahkan.*
(SIS)