JAKARTA - Selebgram Denise Chariesta ramai dihujat warganet usai mengunggah video yang memperlihatkan perkembangan rencananya menjalani bayi tabung lewat donor sperma. Lewat video tersebut, dia mengaku, sudah menyelesaikan pemeriksaan kesehatan terakhir.
Pemeriksaan kondisi rahim, menurut Denise, diperlukan sebelum dia menjalani implantasi alias penanaman sel telur ke dinding rahim setelah proses pembuahan dilakukan. Hasil pemeriksaannya, kondisi rahim Denise dinyatakan baik.
“Rahim gue dinyatakan sehat dan sel telurnya bagus dan gede. Ya Tuhan, terima kasih memberikan berkat berupa kesuburan padaku. Doakan proses bayi tabung gue lancar ya guys,” ungkapnya dikutip dari akun Instagram @denisechariesta91, pada Senin (16/3/2026).
Denise Chariesta memang tidak membeberkan secara blakblakan siapa yang akan menjadi donor sperma untuk kehamilan keduanya. Namun pada 21 Februari 2026, dia sempat mencari pendonor sperma dengan bayaran Rp100 juta.
Kala itu, sang selebgram mengajukan beberapa persyaratan seperti tinggi badan minimal 180 sentimeter, bermata biru, rambut pirang, dan dalam kondisi sehat. “Karena aku enggak mau celap-celup sembarangan lagi. Aku belajar dari pengalaman,” tuturnya saat itu.
Denise Chariesta juga belum membocorkan di mana proses bayi tabung itu akan dilakukannya. Merujuk Pasal 58 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, proses bayi tabung di Indonesia hanya bisa dilakukan oleh pasangan suami istri yang sah.
Dengan nada antusias, Denise Chariesta menambahkan, “Yang pasti, aku enggak sabar punya bayi kembar bermata biru. Nanti gue bisa bilang ke bayinya, 'No, no, baby'.”
Rencana Denise Chariesta memiliki bayi kembar dari prosedur donor sperma dan bayi tabung menuai hujatan warganet. “Bayi tabung tanpa suami? Maaf kak, bukannya haram ya?” kata akun @an*****no.
Akun @sl3*****ah menuliskan, “Satu saja parentingnya enggak becus. Kok malah mau nambah anak lagi.” Akun @_nl****12 menambahkan, “Bangga ya punya anak tanpa status menikah!!! Kasihan jadi anaknya. Apa yg dibanggakan dari ibunya? Tak patut dicontoh yaa!!!”
“Tidak usah dihakimi, gaes. Pertama, itu pilihan dia. Kedua, dia bukan muslim. Ketiga, dia sudah dewasa untuk menentukan pilihan hidupnya termasuk punya anak lagi dengan cara itu,” ungkap @my****07.*
(SIS)