Kendati demikian, ia mengaku sempat menyaksikan rekaman CCTV tersebut sehingga cukup menyakitkan bagi perasaannya.
"Saya tadi baru melihat lagi, saya ketrigger lagi dengan semuanya yang kalian lakukan, tindakan yang kalian lakukan, perzinaan yang sangat menjijikkan yang saya lihat," ujar Wardatina Mawa.
Ke depan, Mawa hanya ingin fokus pada kebahagiaan keluarga sambil mengikuti perkembangan proses hukum baik pidana maupun gugatan cerainya terhadap Insanul Fahmi.
"Saya sudah menggugat resmi di Pengadilan Agama Lubuk Pakam Medan dari tanggal 26, dan baru keluar nomor perkaranya 990. Saya melakukan ini secara sadar dan tidak sama sekali tidak ada yang intervensi siapapun," kata Mawa.
"Saya tidak akan tergoyahkan dengan rayuan-rayuan maut apapun. Saya punya harga diri, saya punya hak untuk melepaskan semuanya dan saya tidak mau sama lelaki pengkhianat," tutupnya.
(kha)