Taqy Malik Jadi Incaran Polisi Arab Saudi Imbas Konten Sedekah Makanan

Ravie Wardani, Jurnalis
Sabtu 14 Februari 2026 16:23 WIB
Taqy Malik Jadi Incaran Polisi Arab Saudi Imbas Konten Sedekah Makanan. (Foto: Instagram/@taqymalik)
Share :

JAKARTA - YouTuber Taqy Malik kembali menjadi sorotan publik setelah dituding pernah menjadi incaran polisi Arab Saudi imbas konten sedekah makanan pada 2025. 

Hal itu dibocorkan salah satu teman sang YouTuber, Randy Permana. “Jadi, sedekah makanan itu diunggah ke Story IG. Nah Story itu dilihat polisi intel Madinah,” ujarnya kepada awak media, pada Sabtu (14/2/2026). 

Alasan pemantauan, menurut Randy, karena Taqy Malik berbagi makanan di area Masjid Quba. “Mungkin, karena makanannya tidak sesuai lidah jemaah di sana, akhirnya dibuang dan bikin kotor area masjid,” katanya.

Taqy Malik Jadi Incaran Polisi Arab Saudi Imbas Konten Sedekah Makanan. (Foto: Instagram/@taqymalik)

Randy mengungkapkan, polisi setempat sudah mengantongi bukti-bukti kegiatan tersebut karena viral di media sosial. "Akhirnya, dicari deh tuh. Karena viral, polisi setempat lebih mudah melakukan pelacakan melalui biometrik visa,” ungkapnya.

Setelah menjadi incaran Kepolisian Arab Saudi, Randy melihat, Taqy Malik nyaris tidak pernah mengunggah apapun terkait sedekah makanan di akun media sosialnya. Namun kontroversi sang YouTubet tak berhenti sampai di situ.

Menurut Randy Permana, suami Serell Nadirah itu sempat berulah dengan menjalankan ‘bisnis’ wakaf Alquran di Tanah Suci, pada 2025. Taqy dituding mengambil keuntungan sangat besar dari program wakaf Alquran tersebut.

 

Umumnya, harga mushaf di Arab Saudi sekitar 40 Riyal atau sekitar Rp180.000. Sementara Taqy Malik menjual mushaf itu kepada jamaah dengan harga 80 Riyal atau sekitar Rp330.000.

Taqy Malik Jadi Incaran Polisi Arab Saudi Imbas Konten Sedekah Makanan. (Foto: Instagram/@taqymalik)

“Sebenarnya, dia enggak nipu ya. Cuma jadinya jemaah mewakafkan Alquran tak sesuai dengan nominalnya,” tuturnya.

Randy Permana mengaku, membongkar kelakuan Taqy Malik di Arab Saudi karena merasa dirugikan, baik secara personal maupun lingkup komunitas Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Saudi.

 

Saat mencoba menasihati, Randy Permana mengaku, Taqy Malik tak terima lalu menyindirnya lewat Story Instagram dan meng-unfollow akunnya. Dia juga mengaku, mendapat hujatan dari komunitas Indonesia di Arab Saudi.

Bisnis wakaf Alquran Taqy Malik di Arab Saudi berimbas buruk bagi pekerja Indonesia di sana. (Foto: Okezone) 

“Saya di Tanah Suci menjaga teman-teman agar kerja semua nyaman. Dia yang enggak tinggal di sini tapi memanfaatkan peluang, akhirnya merugikan saya dan teman-teman," ujar Randy.*

(SIS)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya