JAKARTA - Bagi masyarakat yang sering mendengarkan lagu-lagu Ten2Five mungkin sudah tidak asing dengan melodi manis lagu "I Will Fly" yang cukup hits sejak dirilis tahun 2004 bahkan hingga saat ini. Namun siapa sangka, di balik liriknya yang romantis, tersimpan kisah perjuangan cinta jarak jauh sang founder sekaligus bassist Ten2Five, Arief Winarto yang dipicu oleh krisis moneter.
Hal itu terungkap saat vokalis Ten2Five, Imela K. Soetman mengumumkannya di atas panggung Music Zone Okezone yang digelar dalam rangka HUT V Radio ke 15 di Gandaria City pada Sabtu (7/2/2026). “Jadi sebenarnya lagu I Will Fly ini adalah lagu LDR. Arief menciptakan lagu ini karena kangen sama pacarnya di Indonesia. Jadi diciptakan di Australia di Perth Hotel,” ungkap Imela.
Ia menyebut bahwa lagu itu tercipta saat Arief merasakan rindu mendalam terhadap kekasihnya yang ternyata seorang penyiar V Radio. Saat itu, Arief dan kekasihnya terpaksa harus menjalani hubungan jarak jauh. “Nah, spesial sebenarnya cewek yang dituju lagu ini itu adalah seorang penyiar di V Radio. Pokoknya si perempuan ini yang di kangenin sama Arief dulu itu sebenarnya,” tambah dia.
Founder sekaligus bassist Ten2Five, Arief Winarto, saat dirinya menempuh studi di Perth, Australia, ia tidak bisa pulang ke Indonesia akibat krisis moneter tahun 1998. Hal itu membuatnya terpaksa tertahan di Negeri Kanguru dan memaksa untuk memendam rindu kepada sang kekasih.
"Dulu aku sekolah di Perth. Karena krismon saat itu, jadi nggak bisa balik ke Jakarta. Jadi kita anak band pengangguran di Australia. Terciptalah ide untuk bikin lagu kangen," kata Arief saat diwawancarai usai gelaran Music Zone Okezone.