JAKARTA - I Gede Ari Astina atau akrab disapa Jerinx SID memberikan komentar soal bocornya file Eipstein yang menyebut bahwa sudah ada simulasi pandemi yang direncanakan oleh Bill Gates sejak tahun 2017.
Hal tersebut diungkapkan Jerinx melalui unggahan dalam akun instagram pribadinya @true_jrx. Jerinx menyebut bahwa hal tersebut bukanlah sebuah kejutan, melainkan konfirmasi atas teori-teori yang ia suarakan sejak empat tahun silam ketika dunia pertama kali dilanda pandemi.
"Di awal plandemix saya menulis essay terkait korelasi kropid19 dengan Epstein files, diketawain. Bikin video tentang teknologi penciptaan wabah, dijadikan bahan lawakan," tulis Jerinx dalam unggahannyanya, dikutip Kamis (5/2/2026).
Saat pandemi melanda di awal tahun 2020, ia kerap mendapat stigma negatif, disebut berhalusinasi, tidak berempati, hingga dikaitkan dengan persoalan psikologis seperti echo chambers dan efek Dunning Kruger.
Hal tersebut dikarenakan ia menyinggung permasalahan pandemi saat itu sudah dirancang oleh elit global. Namun hal tersebut rupanya tidak dipercaya oleh banyak pihak.
Sayang, narasinya tersebut harus dibalas dengan bayaran penjara akibat jeratan UU ITE. Meski demikian, bagi dirinya penjaranya di masa lalu bukan sekadar konsekuensi hukum, melainkan bagian dari skenario besar untuk membungkam suara-suara yang mencoba menghubungkan titik-titik antara elit global dengan krisis kesehatan dunia.
Dalam unggahannya itu, Jerinx juga turut menyebut sejumlah nama yang dinilai menjadi korban karena menyuarakan pandangan mereka terkait pandemi. Seperti Lois Owien, Rangga Sasana alias Lord Rangga dan mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari.