"Kalau telepon sih nggak ada larangan, bisa kapan saja. Tapi kalau bertemu langsung, saya tidak paham kenapa susah. Padahal saya selalu ingin bertemu mereka," ujar Kiwil.
Kiwil berharap agar tuduhan Meggy tentang dirinya menelantarkan anak segera berakhir. Apalagi, ia tak ingin terbebani oleh pikiran-pikiran negatif, terutama setelah didiagnosis menderita tiga penyakit kronis setahun terakhir.
"Jujur, tuduhan itu sudah terlalu sering saya dengar. Tentu saja kesal, tapi intinya sederhana. Kalau memang sudah merasa tidak mampu, serahkan saja anak-anak ke saya," pungkas Kiwil.
(aln)