“Transportasi umum menurut gue sangat romantis, karena banyak kejadian-kejadian yang di film itu jatuh cinta di transportasi umum. Kejar-kejaran, ketemuan di stasiun kereta, pasti banyak banget yang ngalamin itu,” kata Dhito.
Selain meromantisasi momen di transportasi umum, Dhito juga mengaku senang bertemu dengan orang baru yang menyapanya ketika naik transportasi umum. Ia juga kerap kali ngobrol banyak dengan orang-orang yang menyapanya ketika di transportasi umum.
Lebih lanjut, alasan lain penyanyi berusia 28 tahun tersebut juga memilih transportasi umum ketika bepergian yakni dirinya merasa nyaman sebab kondisi sarana dan prasarana transportasi umum di Indonesia sudah sangat bagus dan terkoneksi satu sama lain.
“Tapi sekarang since KRL juga udah bagus dan transportasi umum lainnya juga udah terconnected bagus banget, jadi ya kenapa enggak naik transportasi umum aja?” tuturnya.
(jjs)